Langsung ke konten utama

PAGE 41 PERANGKAT UNTUK MERANCANG GOAL

Goal, target atau tujuan hidup sangat disarankan untuk dibentuk, dibuat. Goal banyak macamnya ada goal dalam  pekerjaan, goal dalam keluarga, goal dalam sosial, goal dalam keuangan, goal di diri, goal dalam perkembangan diri. Goal pun bentuknya bermacam macam, dAlam perusahaan target merupakan bentuk goal tahunan, dalam ISO Sasaran Mutu dan kebijakan mutu merupakan Goal dari ISO 90001:2015. Goal dalam  kehidupan duni akhirat kita secara umum berbentuk syurga.

Berapa banyak akhir tahun dan awal tahun telah kita lewati. Ketika akhir tahun ada pertanyaan apa resolusimu, apa goalmu ditahun depan. Aku sering melewati akhir tahun dengan membuat goal. Membuat goal ini butuh perjuangan karena melibatkan proses berpikir. Memikirikan apa yang ingin dicapai, berapa lama dan kapan waktu tercapainya. Saya memiliki goal minimal untuk satu tahun kedepan pada tanggal 27 Desember 2020.

Para ahli (expert) sangat menyarankan agar setiap kita membuat goal dalam kehidupan. Orang dengan tujuan goal yang jelas akan ditunjukkan jalan meskipun melewati lubang jarum. Goal akan mengarahkan seluruh anggauta tubuh kita dan seluruh alam untuk mencapai goal tersebut. Goal adalah kompas penunjuk arah kehidupan kita. Goal ibarat peta yang menunjukkan kita untuk mengarah kemana. Goal menjadi penyaring dan radar mana kegiatan dan aktivitas yang baik kita lakukan atau tidak dilakukan. Goal akan menjadi indikator kemajuan dan kedekatan kita terhadap harapan tujuan kita. Ada banyak perangkat yang dapat kita gunakan untuk membuat goal diantaranya sebagai berikut:

a.       Life Long Learning and Growth Journal (4L)

Metode Life Long Learning and Growth Journal (4L) adalah metode menyusun goal dengan menggunakan tujuan 1 tahun, dan tujuan 3 tahun. Tujuannya dapat ditambahkan dengan tujuan 5 tahun, 10 tahun, atau sesuai keperluan. 4L memiliki goal pada kehidupan sosial, keluarga, pekerjaan (karier), Pertumbuhan dan perkembangan diri (pembelajaran), serta diri sendiri. 4L, di dalamnya mengandung tujuan hidup, visi hidup dan misi 3 tahun serta Langkah atau cara yang akan digunakan untuk mencapainya.  Dalam metode ini juga mengandung jurnal pembelajaran perbulan, Nama orang yang menerima pembelajaran dari kita, pengetahuan yang kita harus punya untuk menyampaikan pembelajran, apa yang diajarkan dan bagaimana cara anda mengajarkannya. Kita juga didorong untuk belajar yang mendekatkan diri kita terhadap goal. Dalam metode ini juga menggunakan pemeriksaan dan melihat lagi setelah apa yang kita kerjakan (After Action Refiew). Apa yang kurang dan perlu ditambahkan, apa yang perlu dimulai dan apa yang perlu dihentikan sama sekali. Metde ini mulai saya kenal sejak tahun 2016. Metode ini dapat anda dapatkan di DIBTA Group.

b.      Kurikulum Pengembangan Diri

Metode Kurikulum Pengembangan Diri  lebih sederhana. Metode ini memiliki goal dalam bidang keuangan, keluarga, kesehatan, relasi, agama dan goal yang sesuai dengan tujuan masing-masing. Metode ini diawali dengan membuat goal, kemudian keahlian atau pengetahuan yang dibutuhkan untuk mencapai goal, dalam mendapat keahlian ini kita memerlukan seorang pendamping atau tidak, dimana kita bisa mendapatkan keahlian dan pengethauan yang diperlukan untuk mencapai goal, apakah melalui seminar/workshop, siapakah orang yang harus kita temuai, apakah melalui buku atau melalui media lainnya. Jika lewat seminar seminar apa yang perlu kita ikuti, atau buku apa saja yang mau kita baca. Setelah kurikulum pengembangan diri kita pun dapat melengkapinya dengan menggunakan Synch Planner. Synch planner ini menyederhanakan goal tidak lagi menjadi 1 tahun atau tiga tahun melainkan menjadi goal per triwulan (3 bulanan). Metode kurikulum pengembangandiri dan sync planner dapat anda dapatkan dengan master Agus Setiawan founder yang merupakan penemu dan pembangun bacakilat. Metode kurikulum pengambangan diri ini saya dapatkan sejak tahun 2019.

c.       Master Your Time Master Your Life

Metode ini menjelaskan dan memahamkan kita bagaimana cara membuat tujuan atau goal. Kita perlu memiliki kejelasan terhadap tujuan dan impian yang ingin kita capai. Keinginan kita harus rinci dan sejelas-jelasnya. Seandainya kita menjelaskan kepada anak berusia enam tahun anak itu bisa menjelaskannya kepada teman temannya. Anak itu pun bisa memberi tahu kita telah seberapa dekat kita dengan tujuan kita. Tujuan atau goal kita ditulis. Setelah dituliskan, berikan nomor agar tujuan kita bisa terukur. Jika tujuannya finansial maka berikan ukuran finanisal disetiap tujuan. Kapan kita menginginkan tujuan itu tercapai? Kita perlu menetapkan tenggat waktu kapan kita akan mencapai tujuan itu. Kemudian setiap tindakan kita diarahkan untuk mendekatkan kita pada tujuan kita tersebut. Penjelasan lebih lengkap dapat anda baca di buku master your time master your life karangan brian tracy terbitan elex media kompetindo.

d.      Prinsip Pareto 80/20

Metode membuat goal dengan metode ini menggunakan prinsip pareto 80/20. Untuk metode ini bisa kita dapatkan di dalam buku 80/20 prinsip pareto terbitan gramedia.  Goal disusun dalam bidang yang kita inginkan misalnya keuangan, keluarga, karier, agama dan lain sebgainya. Setelah goal ditetapkan kita membuat tujuan, rute-jalan dan tindakan prinsip pareto 80/20. Tindakan disusun setiap minggu dan dievaluasi kemajuannya.

e.       Tuhan Inilah Proposal Hidupku

Metode membuat goal ini adalah dengan membuat proposal hidup atau proposan goal dalam hidup kita, goal dalam metode ini mengandung 4TA yang digunakan untuk mensukseskan orang lain. 4TA ini adalah harta tahta kata dan cinta. Metode membuat goal dengan membuat proposal kepada Tuhan ini memiliki target kehidupan yang sukses dan mulia. Metode ini dapat kita pelajari dan dapatkan dalam buku karangan Zamil Azzaini dengan judul Tuhan Inilah Proposal Hidupku. Metode ini saya dapatkan dan pelajari ditahun 2020.

Pengalaman dalam membuat goal perlu menyediakan waktu, ketenangan, dan proses berpikir. Karena kita mendalami dan berbicara kepada diri kita sendiri tentang apa impian yang akan dicapai. Dengan kita mempelajari metode dan perangkat untuk membuat serta mengawal goal kita seperti memiliki teman setia yang sering mengingatkan kita untuk segera membuat goal.

Goal dan tujuan yang telah kita tetapkan tentunya akan memerlukan tindakan yang perlu kita bangun. Tindakan ini dapat berupa kebiasaan besar atau kebiasaan kecil. Unutk membangun dan membentuk kebiasaan ini dapat menggunakan cara yang ada di buku Atomic Habit karangan James Clear dan The power of Habit karangan Charles Duhig. Alhamdulillah banyak manfaat yang saya dapatkan dengan membaca buku. Membaca buku seperti ita berguru pada pengarangnya. Seperti kita kuliah yang dosennya adalah pengarang buku tersebut yang merupakan orang-orang ahli dibidangnya. Keahliannya yang didapatkan dalam waktu cukup lama, ada yang beberapa tahun dan ada yang puluhan tahun. Maka bacalah buku untuk belajar.

Dengan membaca kita juga seperli memiliki bensin pada motor kita. Dengan bensin ini dapat mebawa kita ke tempat mana saja. Melewati jalan mana saja. Membaca mebuat kita menjadi bisa menulis karena membaca dan menulis adalah saudara.

Balikpapan, 23 November 2020

Rouhi Fidak     

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ARTIKEL KUNANG-KUNANG MUNGKINKAH MEMELIHARA KUNANG-KUNANG?                 Orang yang baru mulai belajar mengenali kunang akan membuat catatan perbedaan antara kunang jantan dan betina dari spesies P. pyralis . Ukuran tubuh betina kadang-kadang lebih besar dari jantan. Jantan mempunyai lentera lebih besar dari betina. Jantan terbang mencari betina yang biasanya menempel di atas daun, ranting atau batang pohon. Betina memiliki lentera yang jauh lebih kecil dari jantan. Lentera betina akan berkedip jika melihat jantan. Selisih antara kedipan lentera jantan dan direspon oleh betina adalah sekitar 2 detik pada spesies ini. Informasi ini dapat digunakan untuk berburu kunang betina dengan menggunakan kedipan cahaya dari pen light untuk meniru pola kedipan cahaya dari jantan. Kemampuan berburu kunang betina dan menangkap betina kunang jenis P. pyralis menjadikannya ideal untuk mempelajarinya dan meneliti perkawinan, koleksi telur, pemeliharaan larva dan penyelidikan terkait lainnya

PAGE 60 BUS PULAU INDAH JAYA BALIKPAPAN – BANJARMASIN, TEMAN SETIA BAGI PERANTAU DI KALIMANTAN TIMUR

Seorang perantau kerap merasakan perjalanan darat atau udara. Perjalanan dari tempat rantaunya menuju rumah tempat lahir atau tempat orang yang dicintai tinggal, perjalanan menemui keluarga karena ingin melepas rindu. Di tahun 2016 masuk bekerja diterima di Banjarmasin. Sekitar 3 bulan kemudian melaksanakan tugas merantau ke Balikpapan, kurang lebih dua bulan kemudian ditugaskan di Samarinda. Tahun 2020 dipanggil kembali   untuk bertugas di Balikpapan sampai sekarang. Sebagai perantau, perjalanan pulang dari Balikpapan ke Banjarmasin sering dilakukan. Perjalanan dari Balikpapan ke Banjarmasin dapat ditempuh lewat udara selama sekitar 55 menit penerbangan. Sedangkan lewat darat juga dapat ditempuh menggunakan Bus selama 12 jam s.d 15 jam. Saya dahulu sering pulang ke Banjarmasin menggunakan udara dan kembali ke Balikpapan lewat darat. Kini perubahan kondisi, saya lebih sering pulang ke Banjarmasin lewat darat dan kembali ke Balikpapan juga lewat darat. Dari Balikpapan ke Banjarmasin l

MENJEMPUT RIZKI, BANJARMASIN KE BALIKPAPAN PAGE 73

Perjalanan banjarmasin kalsel ke Balikpapan kaltim aku tempuh dengan menggunakan bis selama kurang lebih 12 sampai dengan 15 jam perjalanan darat. Hari ini mengambil keberangkatan bis pertama jam 12.00 wita melewat rute banjarmasin, banjarbaru, martapura, rantau, kandangan, amuntai, tanjung, grogot, labangka, paser dan balikpapan. Jam 23.00 bis kami telah singgah di wirang tanjung untuk istirahat shalat dan makan. Makanan disini ada sate, nasi kuning, tahu, bakwan, pisang goreng, bakso. Aku lebih suka makan sate atau tahu goreng. Ke balikpapan karena menjemput rizki yang ada di balikpapan. Rizki dapat dijemput dengan cara bekerja. Ada juga rizki yang tidak di jemput, melainkan rizkinya diantar. Kenapa kita perlu menjemput rizki? Kita bekerja untuk menjemput rizki yang sengan rizki ini dapat menolongi kita untuk dapat beribadah, menolongi dalam menuntut ilmu dan mengamalkan ilmu, untuk memenuhi nafkah iyal/keluarga, agar kita menjaga muruah/kehormatan diri tidak meminta-minta, dan jika