Langsung ke konten utama

PAGE 14 BELAJAR MENJADI PENULIS

           
Sering kali bahkan berkali kali mendengar dan membaca ada tulisan yang pemiliknya Tere Liye di internet dan di perpustakaan. Dalam benak saya terbayang, tergambar bahwa Tere Liye itu seorang penulis berupa wanita berjilbab yang islami banget, entah kenapa kesan pertama dari namanya seperti itu. Baru hari ini tadi, sabtu 23 Mei 2020 terungkap bahwa ternyata Tere Liye adalah Penulis laki laki. Hal itu terungkap setelah melihat beliau di vidio Seminar Kepenulisan, Buku Pedia 2 di Muhammadiyah Boarding School Yogyakarta dalam channel youtube (Sumber bisa dilihat di daftar pustakan di bawah
).

           Tere Liye mengajar dan menjelaskan dengan sederhana dan mudah dimengerti dalam menjelaskan cara menulis. Aku berharap semoga diberi kesematan oleh Allah untuk bisa belajar dan berguru langsung dengan abang Darwis Tere Liye, begitu juga dengan anda pembaca tercinta. Aamiin. Tere Liye mengajarkan cara dan langkah menulis sebagai berikut: Penulis selalu menemukan sudut pandang berbeda/spesia, membutuhkan amunisi, Kalimat pertama mudah, gaya bahasa adalah kebiasaan dan menyelesaikan itu gampang, serta ala bisa karena terbiasa, latihanlah.

1.  Topik Tulisan bisa Apa Saja, tapi Penulis yang Baik selalu Menemukan Sudut Pandang yang 
     Berbeda dan Spesial.

          Tere liye menunjukkan jalan cara menulis dapat dengan topik tema apapun. Penulis yang baik akan menggunakan sudut pandang yang berbeda dan spesial. Contohnya, ada 300 anak diminta untuk membuat kalimat dari kata "Hitam". Menurut Tere Liye sebagian orang, 99% orang akan membuat kalimat yang hampir sebagian besar sama, seperti hitam adalah malam, hitam adalah warna, kesedihan itu hitam. Kalau gitu ga usah ditulis, saya juga tau. itulah sudut pandang umum kebanyakan orang. Sedangkan penulis yang baik akan mengambil sudut pandang yang berdeda dan spesial. Misalnya akan membuat kalimat, hitam itu sering terlambat, sering bangun kesiangan, sering telat tidak disiplin, maka teman teman hitam meninggalkan dan tidak mengajaknya hitam karena sifatnya yang sering terlambat. oleh sebab itu ketika membentuk pelangi maka hitam tidak ada, hanya ada merah jingga kuning hijau biru nila ungu. Hitam tidak diajak.

         Sudut pandang spesial adalah kelebihan dan anugerah diberikan oleh Allah bagi seorang penulis yang baik. Maka berdoalah dan berusahalah iktiarlah untuk mendapatkan anugerah sudut pandang spesial ini.  Contoh sudut pandang spesial ini adalah seperti kang Abik Habiburrahman el Shirazy dengan ayat ayat cintanya, yang mengambil sudut pandang mesir dan islami, dimana saat itu sebagian besar orang mengambil sudut pandang tempat di seul korea. Selalu muncul dengan sudut pandang spesial, maka dapat merubah jalur kepenulisanmu. Sudut pandang spesial adalah rizki yanag diberikan Allah kepada kita. Syukurilah rizki sudut pandang yang telah kita miliki sekarang maka Allaha akan menambahkan sudut pandang yang lebih spesial kepada kita.

2. Penulis yang Baik selalu Membutuhkan Amunisi, Tidak Ada Amunisinya Tidak bisa Menulis

       Amunisi adalah sangat penting bagi penulis untuk bahan baku bekal menulis. Tere Liye melanjutkan mengajarnya, pernahkah kamu mau menulis, melihati leptop dan kursor leptop. Kursornya kedip kedip, mau nulis tapi tidak tau mau menulis apa. Itu diantara tanda nya kita kurang amunisi dan perlu banyak sekali tambahan amunisi. Tereliye memberikan jalan menambah amunisi dengan cara sebagai berikut:
 2.1. Banyak-banyak baca buku.

          Apa saja dibaca. Hampir semua permasalahan telah dipecahkan oleh  orang dan telah dituangkan dalam buku. pengalaman, jalan, langkah langkah dan tahapan serta ilmu oranga sukses didunia bahkan pengalamannya yang bertahun tahun telah dituangkan kedalam buku. kita tidak bisa senantiasa berada disisinya bill gates, atau orang -rorang hebat di dunia untuk meminta mereka menjadi pembimbing dan mengajari kita akan suatu bidang usaha atau keahlian atau bidang ilmu. Tapi kita bisa membaca buku mereka yang seperti sama saja kita belajar langsung dibimbing dan ditemani mereka. Tere Liye menyebutkan guru-guru masyhur mengatakan bahwa satu paragraf yang kita tulis adalah mencerminkan satu buku yang kita baca.

           Menulis satu buku berapa banyak bucu yang perlu kita baca untuk menghasilkannya. Jika membaca ini telh dimulai dibiasakan sejakan kecil, maka hal ini akan lebih ringan. Mulailah saat ini juga untuk embaca karena taubat dapat dilakukan kapan saja, lebih cepat lebih baik. allaah akan menerima taubat hambanya, bahkan kita disuruh sering sering taubat. maka taubatlah dari tidak suka emmbaca buku, menjadi suka membaca buku, senang membaca buku dan seringkali emmbaca buku. dibuatkan kesempatannya membaca buku. dipelajari cara membaca buku. ada teknik bacakilat cara menguasai buku dengan pemahaman 100 % sesuai tujuan membaca dalam waktu 2 jam.

      
2.2 Banyak-banyak melakukan perjalanan.

             Perjalanan ke rumah orang tua, ke rumah saudara, kerumah keluarga, ke rumah teman, ke kota lain, Perjalanan ke tempat tempat di sekitar kamu. Dalam perjalanan ini kan menemukan banyak amunisi baru, keadaan alam, perilaku orang, pengalaman, ilmu pengetahuan. Perjalanan ini saya rasa adalah salah satu jalan untuk membaca ayat-ayat kauniyah Allah yang Allah taruh di dalam segala makhluuk ciptaannya, ada di dalam alam, kota, penduuk, tingkah laku orang, kejadian, pengalaman, semua makhluk ciptaan alalh inni mengan dung ayat-ayat kauniyah yang harus dan boleh dan bisa kita baca.
        Saya wanita, bagaiamana mau jalan agak susah karena harus ada yang menemani keluarga, suami atau muhrimnya? Perjalan dapat juga dengan berinteraksi dengan oranga orang di dekat dan disekitar kita. ada orang dari medan kita dapat tanyakan bagaiman medan itu, orang dari berau, bagaimana berau itu, orang dari sumatera bagaimana keadaan sumatera itu. isilah amunisi otakmu dimanapun kamu berada. Ilmu itu seperti barang yang tercecer, maka jika kamu menemukannya maka ambillah.
2.3. Bertemu dengan orang -orang bijak.

         Paman pentol yang sudah berjualans elama 20 tahun adalah orang bijak. jika kamu tanyakan bagaimana cerita paman berjualan. maka kamu akan mendengarkan betapa berkesannya dia berceritakan pengalamannya. tahun ini saya berjaualn di sini, tahun ini pindah di sini, tahun ini digusur, pindah lagi kemari. Mau tanya soal cinta, tanya kakek nenek dan orang tuamu, bagaimana awal mula kisah acinta meraka, apakah selama puluhan tahun bersama nenek, kekek pernah bosan melihat nenek maka beliau akan bercerita dengan luar biasa.

          Penulis dalam kepalanya harus punya amunisi. Sebuah teko yang dapat mengisi enam gelas. jika teko itu ada isinya maka teko itu hanya akan dapat mengisi 6 gelas saja. Namun jika teko itu kosong, maka ketika dituangkan jangankan 6 teko terisi, satu tetes air pun tidak akan keluar dari teko tersebut. Begitu juga pikiran kita, amunisi kita laksana isi air teko tersebut.  Buya Hamka bagaimana beliau telah menghasilkan begitu banyak karya. Disebabkan karena dalam pikiran dan kepala beliau banyak amunisinya. Tere Liye menyebutkan Buya Hamka ibarat selang yang tersalur ke mata air pegunungan, makanya beliau bisa mengisi kontainer yang datang, bahkan berkontainerr-kontainer karena beliau punya begitu banyak amunisi. Mengisi amunisi itu terlepas menjadi penulis masyhur atau tidak, itu penting bagi kita.

3.  Kalimat Pertama Adalah Mudah, Gaya Bahasa Adalah Kebiasaan dan Menyelesaikan lebih
    Gampang lagi.

            Ada niat mau menulis, ketika mau menulis bingung kata apa yang mau ditulis, memulainya dari mana. Memulai menulis itu mudah. tulis saja apa yang ada dalam kepalamu. tulis saja yang muncul di kepalamu. Dalam kepalamu berpikir bagaimana ya cara menulis, memulai menulsi itu susah, mau menulis Tere Liye apa dulu ya yang dituis. dulu Tere Liye dikira berjilbab cewe islami banget, ternyata setelah melihat orangnya ga nyangka lelaki. tulis saja. nah udah dapat berapa baris itu berapa kalimat. dan seterusnya tulisannya kan mengalir memicu menimbulkan tulisan yang lain yang bertautan dari otak dan kepala kamu. Otak kita itu canggih, tinggal kita bertanya tentang apa ini, benda ini apa ya? maka langsung muncul berbagai macam pilihan dan daftar kalimat dan kata di benak kita, masya Allah otak kita ini. Memang ciptaan Allah yang luar biasa. Potensi yang diberikan Allah kepada manusia yang luar biasa. 

             Gaya bahasa adalah kebiasaan kita. Ketika kita yang baru saja menulis, mak menulis dan membaca tulisna kita sendiri rasanya mau muntah, wuuueeek... wajar saja. ya iyalah kamu kan baru saja mulai menulis. jangan bandingkan dengan orang yang sudah puluhan tahun menulis. Tere liye memisalkan seperti ada sebuah nampan. Di atas nampan itu tergeletak bahan makanan yang bernama tempe, di sekelilingya ada lengkuas, jahe, kunyit, lombok, bawang merah bawang putih garam merica dan bumbu lainnya. lalu kita datang kepada ayahanda kita. Pak tolong buatkan masakan dengan bahan baku ini, nampannya yang berisi tempe dan bumbu masak tadi kita serahkan kepada ayahanda. tolong buatkan 10 macam jenis masakan dari tempe. maka di otak ayahanda kita akan bingung mau dimasak apa tempe ini. mungkin hanya akan muncul tempenya dimasak digoreng atau direbus. hasil tempe gorengnya pun bisa gosong.

           Kemudian kita datang ke ibunda kita dengan membawa nampan berisi tempe dan bumbu dapur tadi. mama tolong buatkan masakan dengan bahan baku ini tempe dan teman temannya di nampan tadi. tolong buatkan 10 macam jenis masakan dari tempe ya ma. maka di otak dan pikiran ibunda kita mucul begitu banyak, sangat banyak menu masakan yang akan dibuat dari tempe mungkin bisa 50 jenis masakan lebih. dan ketika dimasak jadi, hasil masakannya rasanya akan sangat enak luar biasa.

            Kenapa ketika kita datang ke ayahanda dan ibunda dengan bahan baku masakan tempe sama hasilnya berbeda. ayahanda masakannya hanya bisa dua macam, sedangkan ibunda bermacam macam hasil jenis masakannya dan asanya enak sekali. ayahanda kita tidak biasa masak. sedangkan ibunda kita sudah 20 tahun masak. makanya rasanya enak sekali. rasanya lezat sekali. mungkin awal awal ibunda kita masak rasanya pun keasiann, kemanisan, hambar atau rasanya kurang pas. tapi ibunda terus masak terus mengolah dan akhirnya dapat mengetahui dan bisa menemukana bumbu campuran takaran yang seimbang, sehingga menghasilkan masakan yagn enak dan elezat. Begitu juga menulis, jangan bandingkan orang yang telah puluhan tahun menulis, mereka akan menghasilkan tulisan yang lembut, yag lezat rasanya. 

4. Ala Bisa Karena Terbiasa, Latihan.. Latihan... Latihan..

            Tere Liye menyebutkan, jika kalian ingin jadi penulis pulang dari sini berjanjilah menulis 1000 (seribu) kata perhari. Berjanjilah aku akan menulis 1000 kata setiap hari. Menulisnya di komputer di leptop atau jika tidak ada komputer menulislah di buku. Laksanakan selama 180 (seratus delapan puluh) hari tidak ada berhentinya menyambung terus-menerus. jika dapat 30 hari menulis lalu hari ke 31 lupa karena ketiduran seharian, maka ulangi dari hari pertama lagi. Maka setelah dapat 180 hari menulis, yaitu hari ke 181 jangan menulis. bacalah tulisanmu mulai hari pertama. hari pertama nulis ini tulisannya ko kaya gini, masa iya aku nulis kaya gini malu aku sambil tertawa membaacanya. Baca sampai hari ke 30 hari menulis hasilnya tambah bagus. baca sampai hari ke 50 ko keren tulisannya. Baca sampai hari ke 90 ini saya yang nulis beneran kah dengan perasaan takjub hasil tulisannya luar biasa. baca sampai hari ke 120 cetak/print dan kumpulkan kasih ke penerbit. lengkapi 40 sampai 50 judul kirim ke Tere Liye nanti akan diteruskan ke penerbit. kalau yang meneruskan Tere Liye maka tulisan kalian akan cepat dibaca oleh penerbit. diterima atau tidaknya tulisan kalian itu penerbit yang menentukan. tulisan kalian ini akan jadi benda berharga, jadi harta karun.

           Tulisan Tere Liye awalnya ditolak oleh penerbit karena dianggap terlalu serius. kedepannya malahan penerbit tersebut yang menanyakan mana tulisanmu yang dulu itu  mau saya terbitkan. Jikalau pun tulisnmu belum diterbitkan, maka menulislah 180 hari lagi.. menulis 180 hari lagi. menulis 180 hari lagi. maka yakinlah pada saat itu kualitas tulisn kalian akan menyamai penulis penulis hebat pada saat itu.

            Tere liye menyampaikan ada 3 tingkatan dalam menulis, yaitu menghibur dan menemani, bermanfaat dan menginspirasi.
 1. Tulisan-tulisan menghibur dan menemani, yaitu jika kita membaca tulisan tersebut yang
     awalnya kita sendirian dan sumpek kemudian saat membaca dan setelah membaca kita merasa
     gembira seakan kita masuk ke dunia baru dan tidak merasa sendiri lagi
2. Tulisa-tulisan yang bermanfaat, ketika kamu baca tulisan itu kamu punya pengetahuan baru.
3. Tulisan-tulisan menginspirasi, yaitu jika kita membaca tulisannya maka kita akan tergugah dan
     mendapat pemahaman baru.

           Tere liye menyebutkan bahwa guru menulis pernah menyampaikan bahwa ketika kamu menulis, menulislah dengan tulus. menulis dengan tulus akan membawa kamu melewati tingkatan menghibur dan menemani, melewati tingkatan yang kedua, dan dengan menulis dengan tulus tadi menjadikan tulisanmu menjadi menginspirasi. 

             Berbaik sangka kepada Allah bahwa hari ini adalah Allah SWT sedang membukakan jalan untuk memulai hari dalam rangka pelajaran menulis, yang dibimbiing oleh Tere Liye, lewat cara Tere Liye. Allah membukaan jalan tepat di akhir ramadhan tahun 1441 Hijriyah. Memulainya di malam idul fitri, malam yang sangat mulia. Malam yang barang siapa menghidupkannya akan masuk surga tanpa hisab. Allah ingin menunjukkan bahwa tangan ini ada memiliki fungsi dan manfaat yang penting yaitu untuk berbicara. Tangan berbicara melalui huruf dan tulisan. Kelak di akhirat ketika mulut dikunci semoga tangan ini dapat berkata bahwa aku telah pernah digunakan untuk berkata kata menulis dengan tujuan kebaikan dan menjadi jalan mafaat dan kebaikan bagi diri sendiri dan orang yang membaca tulisan ini, yang mendengar tulisan ini lewat matanya, lewat hatinya.


1. Tempat menulis : Balikpapan, Kalimantan Timur
2. Hari/tanggal       : Ahad, 1 Syawal 1441 H
3. Jam                     : 21.36-01.34 WITA

4. Jumlah kata        : 1842 kata

Pustaka

1. Tere Liye_Perkenalan diri yang keren
https://www.youtube.com/watch?v=wlWI_gs9vpw

2.Tere Liye_Berbagi Tips terbaik menulis_tips pertama
https://www.youtube.com/watch?v=aavgLi61O3o

3.Tere Liye_Berbagi Tips terbaik menulis_Tips kedua
https://www.youtube.com/watch?v=pRTg9_nWios

4.Tere Liye_Berbagi Tips terbaik menulis_tips terakhir dan kesimpulan
https://www.youtube.com/watch?v=n5wZLMAgSd8

5.Tere Liye_Sesi tanya jawab yang keren
https://www.youtube.com/watch?v=jCezhzHnlrU

 6. Setiawan Agus. 2019. Bacakilat 3.0 Hacks The Way you read. Quarius:Jakarta
Atau ebooknya di sini :
https://onlinecourse.id/ebook-bacakilat/affl/Endar%20Prayudi/?campaign=airhati

7. Penghitung kata online
https://www.orion-services.biz/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ARTIKEL KUNANG-KUNANG MUNGKINKAH MEMELIHARA KUNANG-KUNANG?                 Orang yang baru mulai belajar mengenali kunang akan membuat catatan perbedaan antara kunang jantan dan betina dari spesies P. pyralis . Ukuran tubuh betina kadang-kadang lebih besar dari jantan. Jantan mempunyai lentera lebih besar dari betina. Jantan terbang mencari betina yang biasanya menempel di atas daun, ranting atau batang pohon. Betina memiliki lentera yang jauh lebih kecil dari jantan. Lentera betina akan berkedip jika melihat jantan. Selisih antara kedipan lentera jantan dan direspon oleh betina adalah sekitar 2 detik pada spesies ini. Informasi ini dapat digunakan untuk berburu kunang betina dengan menggunakan kedipan cahaya dari pen light untuk meniru pola kedipan cahaya dari jantan. Kemampuan berburu kunang betina dan menangkap betina kunang jenis P. pyralis menjadikannya ideal untuk mempelajarinya dan meneliti perkawinan, koleksi telur, pemeliharaan larva dan penyelidikan terkait lainnya

PAGE 60 BUS PULAU INDAH JAYA BALIKPAPAN – BANJARMASIN, TEMAN SETIA BAGI PERANTAU DI KALIMANTAN TIMUR

Seorang perantau kerap merasakan perjalanan darat atau udara. Perjalanan dari tempat rantaunya menuju rumah tempat lahir atau tempat orang yang dicintai tinggal, perjalanan menemui keluarga karena ingin melepas rindu. Di tahun 2016 masuk bekerja diterima di Banjarmasin. Sekitar 3 bulan kemudian melaksanakan tugas merantau ke Balikpapan, kurang lebih dua bulan kemudian ditugaskan di Samarinda. Tahun 2020 dipanggil kembali   untuk bertugas di Balikpapan sampai sekarang. Sebagai perantau, perjalanan pulang dari Balikpapan ke Banjarmasin sering dilakukan. Perjalanan dari Balikpapan ke Banjarmasin dapat ditempuh lewat udara selama sekitar 55 menit penerbangan. Sedangkan lewat darat juga dapat ditempuh menggunakan Bus selama 12 jam s.d 15 jam. Saya dahulu sering pulang ke Banjarmasin menggunakan udara dan kembali ke Balikpapan lewat darat. Kini perubahan kondisi, saya lebih sering pulang ke Banjarmasin lewat darat dan kembali ke Balikpapan juga lewat darat. Dari Balikpapan ke Banjarmasin l

Page 69 Perjalanan ke Pontianak dan Pena Seribu Mata Pedang

Suatu hari akhir semester, setelah melewati masa ujian semester aku melakukan perjalanan mengelilingi kalimantan. Perjalanan darat lewat bus dan travel. Mulai Kota Banjarbaru, Gambut, Banjarmasin, Anjir Serapat, Memasuki Kalimantan Tengah, Kuala Kapuas, Pulang Pisau, Jabirin, Tumbang Nusa, Palangka Raya, Pundu, Sampit, Simpang Babi, Pembuang, Nangabulik,   Panopa, Tanjung Waringin, Betenung,   Naga Tayap, Pangkalan Suka, Sandai,   Randau, Kalam, Balai Berkuak, Ketapang, Sanggau, Sungai Ambawang, Lintang Batang, Kubu Raya Dan diujung perjalanan Kota Pontianak. Aku melakukan perjalanan darat ingin melihat bermacam keadaan kehidupan orang-orang, melihat rupa-rupa bangunan yang bermacam-macam dan melihat hamparan keindahan dan kekuasaan Tuhan di permukaan Bumi, melihat kelok-kelok sungai Kalimantan yang terkenal panjang dan bercabang cabang,   melihat tinggi bukit, hamparan hutan dan hamparan rawa. Dalam perjalanan melintasi kota-kota, kabupaten-kabupaten dan provinsi, ada satu Hal yang