Langsung ke konten utama

PAGE 28 Menulis

Siang ini melanjutkan menjadi 1% lebih baik setiap hari dengan menulis. Ada dihidup ini sesuatu yang mendesak dan sesuatu yang penting. 

Sekian lama berselang, baru kali ini kembali memasuki bandara sejak masa pandemi. Mengambil waktu 2 jam sebelum keberangkatan datang ke bandara untuk antisipasi antrian karena pemeriksaan kesehatan/dokumen rapid tes. 

Pintu akses masuk ke ruang keberangkatan bandara sepinggan hanya satu yang di buka di bagian tengah. Di pintu masuk di minta menunjukkan tiket pesawat. Setelah masuk, selanjutnya pemeriksaan dokumen rapid tes. Dokumen hasil tes rapid diperiksa di cap dan diberi tanda bahwa sudah dicek.

Setelah selesai pemeriksaan bebas covid lanjut menuju check in. Bawa satu tas ransel satubtas selempang dan satu kotak mantau. Barang bawaan ditimbang. Tas 5,9 kg. Kotak mantau 4,6 kg. Masuk bagasi ini pak krn 7 kg sj bawaan setiap orang. Akhirnya masuk bagasi dan tambahan bagasi. Sebaiknya di perkirakan bawaannya maksimal 7 kg/orang. Atau jika lebih dari 7 kg bs dibelikan bagasi dari awal saat membeli tiket.


Di bandara ketemu dengan teman teman yang mau menuju kampung halamannya masing masing. Perantau akan selalu rindu dengan kampung halaman tempat dia berasal. Tempat dia dilahirkan. Ada yang ke jakarta, ke jogja, ke banjar.  Aku kamu dan kita pun sesungguhnya merantau di dunia. Bukankah tempat tinggal dan kembali aku kamu dan kita adalah negeri akhirat. Negeri yang kekal abadi selamanya. 

Kampung halaman yang satu ini sering sekali dilupakan. Bahwa kita akan kembali ke kampung halaman yang luas. Kita akan si jemput kembali ke kampung halaman oleh petugas khusus yang bernama izrail dan timnya. Itu nyata bahwa kita akan sijemput oleh izrail dan timnya. Itu fakta bahwa kita akan di jemput. Kita sering lupa. Dan merasa baik baik saja.

Para perantau yang swdang menuju kampung halamannya ia akan ingat tidak tinggal lama dalam perjalananan. Ia akan selalu rindu dan selalu ingat tujuannya. Kampung halamannya. Makanya kalo ada orang yang lupa akan kampung halamannya perlu ada yang memgingatkan. Orang yang memgingatkan dia. Atau dengan auatu kejadian yang mengingatkan dia. Bahwa dunia adalah jembatan menuju akhirat. 

Hari ini membaxa sebuah artikelemarik tentang pekerjaan mendesak dan dan pekerjaan penting. Kita sering kali di kejar kwkar oleh suatu deadline. Ini adalah pekwrjaan memdesak. Kita mengerjakan sesuatu yang menjadi goal/cita2/niat kita dalam jangka panjang ini adalah pekerjaan pemting. Ketika kita ingin memgejar mimpi kita lalu ada pelwrjaan atasan yang harus sikerjakan semgan twmggat waktu, ini pekerjaan mendesak.

Sampaikapan kamu akan selalu sikejar kejar olwh pekwrjaan yang mendesak yang memgalahkannmu sati pekerjaan penting bagi diri dan kehidupanmu. Apakah 10 tahun, 5 tahun atau 3 tahun akan selalu dikejar oleh pekeejaan memdesak. Salah satu cara solusinya untul bisa tidak selalu dikejar olwh pekerjaan mendesak adalah menwtapkan tujuanmu dan berusaha memcapainya. Jika ada pekerjaan ada wktu kerjakanlah tujuannmu, berjalanlah ke tujuanmu. Itu akan membuat kita fokus, punya arah tujuan. 

Waktunya untuk memgatakan bahwa pekerjaan membangun aesuatu ini penting bagiku. Maka kita akan memgarahkan tujuan kekuatan dan waktu untuk tujuan itu

Juli ini aku telah menyelesaikan membaca sebuah buku bagus berjudul Atomic Habit karya James Clear. Ternyata menyusun satu buah buku Atomic Habit ini begitu banyak refwrensi bahan yang dipakai. Memgutip memgambil bahan dari buku ini, penelitian ini, bertemu langaung. Sama sepeeti skripsi yang ditulis memeelukan begitu banayk aumbwr bahan bacaan dan pengetahuan.

Master agus setiawan memgajarkan bahwa memahami isi buku dengan mengetahui dan mahami kerangka jalan tuliaan si penulis. Caranya memgwtahuinya dengan membaca pendahuluan buku. Di pendahuluan si penulis akan menyebutkan latar belakang penulisan buku. Penulis akan menywbutkan permasalahan yang terjadi dan gagasan solusi dari penulis terhadap peasalahan tadi. Kita perlu memahami kerangka dan alur tulisan dari penulis. Ini akan membantu kita memahami isi buku. Membantu kita mengambil ilmu dari buku. Secara ringkas dapat di sebutkan berikut :
Apa permasalahan yang terjadi
Apa solusi atau ide unik dari penulis
Apa hasilnya ide unik penulis jika diterapkan ke kehidupan kita?

Ada pertanyaan menarik dari teman kerja di kantor. Mas endar baca buku apa. Buku atomic habit. Menjadi 1 % lebih baik tiap hari. Bagus bukunya. Cukup 2 menit untuk memnentuk kebiasaan positif. Emang ngaruh baca buku ini. Pengaruh. Dengan membaca buku akan membuka wawasan kita. Akan membuka pikiran kita. Akan membuka dan menambahkan identitas diri kita. 

Menjasi idwntitaa diri irang yang mau terbuka terhadap ilmu pengwtahuan dan mau belajar dan memgwmbangkan diri untuk meningkatkan kualitas diri dan kehidupan



Komentar

Postingan populer dari blog ini

ARTIKEL KUNANG-KUNANG MUNGKINKAH MEMELIHARA KUNANG-KUNANG?                 Orang yang baru mulai belajar mengenali kunang akan membuat catatan perbedaan antara kunang jantan dan betina dari spesies P. pyralis . Ukuran tubuh betina kadang-kadang lebih besar dari jantan. Jantan mempunyai lentera lebih besar dari betina. Jantan terbang mencari betina yang biasanya menempel di atas daun, ranting atau batang pohon. Betina memiliki lentera yang jauh lebih kecil dari jantan. Lentera betina akan berkedip jika melihat jantan. Selisih antara kedipan lentera jantan dan direspon oleh betina adalah sekitar 2 detik pada spesies ini. Informasi ini dapat digunakan untuk berburu kunang betina dengan menggunakan kedipan cahaya dari pen light untuk meniru pola kedipan cahaya dari jantan. Kemampuan berburu kunang betina dan menangkap betina kunang jenis P. pyralis menjadikannya ideal untuk mempelajarinya dan meneliti perkawinan, koleksi telur, pemeliharaan larva dan penyelidikan terkait lainnya

PAGE 60 BUS PULAU INDAH JAYA BALIKPAPAN – BANJARMASIN, TEMAN SETIA BAGI PERANTAU DI KALIMANTAN TIMUR

Seorang perantau kerap merasakan perjalanan darat atau udara. Perjalanan dari tempat rantaunya menuju rumah tempat lahir atau tempat orang yang dicintai tinggal, perjalanan menemui keluarga karena ingin melepas rindu. Di tahun 2016 masuk bekerja diterima di Banjarmasin. Sekitar 3 bulan kemudian melaksanakan tugas merantau ke Balikpapan, kurang lebih dua bulan kemudian ditugaskan di Samarinda. Tahun 2020 dipanggil kembali   untuk bertugas di Balikpapan sampai sekarang. Sebagai perantau, perjalanan pulang dari Balikpapan ke Banjarmasin sering dilakukan. Perjalanan dari Balikpapan ke Banjarmasin dapat ditempuh lewat udara selama sekitar 55 menit penerbangan. Sedangkan lewat darat juga dapat ditempuh menggunakan Bus selama 12 jam s.d 15 jam. Saya dahulu sering pulang ke Banjarmasin menggunakan udara dan kembali ke Balikpapan lewat darat. Kini perubahan kondisi, saya lebih sering pulang ke Banjarmasin lewat darat dan kembali ke Balikpapan juga lewat darat. Dari Balikpapan ke Banjarmasin l

Page 69 Perjalanan ke Pontianak dan Pena Seribu Mata Pedang

Suatu hari akhir semester, setelah melewati masa ujian semester aku melakukan perjalanan mengelilingi kalimantan. Perjalanan darat lewat bus dan travel. Mulai Kota Banjarbaru, Gambut, Banjarmasin, Anjir Serapat, Memasuki Kalimantan Tengah, Kuala Kapuas, Pulang Pisau, Jabirin, Tumbang Nusa, Palangka Raya, Pundu, Sampit, Simpang Babi, Pembuang, Nangabulik,   Panopa, Tanjung Waringin, Betenung,   Naga Tayap, Pangkalan Suka, Sandai,   Randau, Kalam, Balai Berkuak, Ketapang, Sanggau, Sungai Ambawang, Lintang Batang, Kubu Raya Dan diujung perjalanan Kota Pontianak. Aku melakukan perjalanan darat ingin melihat bermacam keadaan kehidupan orang-orang, melihat rupa-rupa bangunan yang bermacam-macam dan melihat hamparan keindahan dan kekuasaan Tuhan di permukaan Bumi, melihat kelok-kelok sungai Kalimantan yang terkenal panjang dan bercabang cabang,   melihat tinggi bukit, hamparan hutan dan hamparan rawa. Dalam perjalanan melintasi kota-kota, kabupaten-kabupaten dan provinsi, ada satu Hal yang