Langsung ke konten utama

BUKU, BACA, MENULIS, TIGA TEMAN AKRAB PAGE 72


Buku adalah sebuah benda yang banyak berkaitan dengan berbagai hal. Buku dan Baca menjadi sebuah hubungan yang menarik. Saya percaya seseorang yang memiliki kedekatan dan kesukaan dengan buku dan baca akan memberikan pengaruh dan pertumbuhan yang pesat dalam kehidupannya.

Buku, baca dan menulis merupakan tiga teman akrab yang sering bermain dan berkumpul bersama. Mereka sering bersilaturahim saling bantu-membantu, saling mendukung dan saling bertumbuh. Buku dalam terjemahan bebas, saya memahami arti buku mirip dengan kitab.

Buku atau kitab adalah bagian penting bagi malaikat Rakib dan Atid yang bertugas mencatat amal kebaikan dan amal keburukan bagi setiap orang. Rakib adalah malaikat yang mempunya spesialisasi kekhususan mencatat amal kebaikan dan Atid adalah malaikat yang spesialis khusus mencatat amal keurukan yang aku lakukan dan yang kamu lakukan.

Lihatlah Rakib dan Atid saja mencatat di buku catatannya. Aku membayangkan buku catatan Rakib dan Atid ini sudah seberapa tebal bukunya dan berapa banyak lembaran halamannya. Jika menghitung banyak hari yang sudah dilalui, umurku saat ini 34 tahun x 366 hari = 12.444 halaman. Ini jika catatan Raqib dan Atid sehari hanya satu halaman. Bagaimana jika ternyata satu hari terdiri dari beberapa halaman. Tentunya akan semakin tebal bukunya Raqib dan Atid.

Jika dipikirkan dan direnungkan lebih dalam, maka Rakib dan Atid ini berperan layaknya ghostwriter, artinya seseorang yang membantu menuliskan buku untuk orang lain. Ide dan jalan ceritanya dari si penulis, namun ghostwriter lah yang membantu menuliskannya. Ide dan isi tulisan yang aku, kamu, dia, mereka, kita buat adalah dari ide kita sendiri, dari pikiran kita, dari perkataan kita, dari Gerakan kita dan dari aktivitas kita. Semuanya itu dicatatkan oleh ghost writer yaitu Rakib dan Atid.

Isi buku, tema dan penjelasan buku adalah kita yang membuatnya. Apakah kita ingin banyak menuliskan dan mengisi buku tersebut dengan hal-hal kebaikan, positif, syukur, gembira, senang, cinta, mengingat Allah, mengingat guru, atau isinya malah sebaliknya. Kita sendirilah yang memesan isi buku itu dengan cara memesannya dari perbuatan dan tingkah laku kita.

Maka dari hal itu patutlah jika setiap orang akan menjadi penulis, yaitu penulis cerita kehidupannya yang dibantu oleh ghostwriter Rakib dan Atid. Buku ini kelak akan dilaunching dihadapan orang banyak, bahkan mungkin dihadapan seluruh penduduk yang ada di dunia dari zaman Nabi Adam hingga zaman saat hari kiamat nanti. Jika di dunia para penulis buku, penulis novel saat launching tidak ada yang membacakan seluruh isi bukunya, satu persatu kalimat. Disini berbeda, isi bukunya akan dibacakan seluruhnya satu persatu secara jelas dan lantang.

Jika isi bukunya adalah hal yang seru, kebaikan, syukur, cinta, amal ibadah maka akan berbahagialah yang ampunya buku karena isi bukunya menarik. Dan akan mendapatkan royalti oleh Tuhan berupa ganjaran pahala dan syurga tentu dengan rahmatNya. Namun jika isi bukunya hal yang tidak positif, tidak bahagia, bukan cinta, bukan Syukur maka tidak akan berbahagia sang pemilik bukunya, bahkan mungkin ia akan dikenakan kode etik karena isi bukunya mengganggu atau menyinggung orang lain atau melanggar aturan yang ada.

Jika kita menulis di laptop atau di komputer, kita tau bahwa yang kita tulis tadi ternyata ada kesalahan dan mau dihapus atau mau dihilangkan, kita tinggal memblok baris yang mau kita hapus kemudian tekan delete atau backspace. Tulisan dilayar kita akan hilang. Namun bagaimana jika kita sekarang mulai menyadari bahwa isi buku pesanan kita di masa lalu ternyata isinya banyak yang tidak positif, banyak yang belum bersyukur dan banyak yang tidak bahagia dan kita ingin menghapusnya?

Apakah bisa kita meminta malaikat Raqib dan Atid untuk men-tipex tulisan di bukunya agar tidak ikut tercetak nnti. Terus Bagaimana kita mau menelpon rakib dan atid untuk minta menghapus tulisannya, sementara nomer telpon/HP ghostwtiter pribadi kita ini, kita belum punya? Jika kita tau, telah diingatkan dan disampaikan oleh guru bahwa ada jalannya jika kita ingin mengedit tulisan buku catatan amal, agar isinya menjadi yang baik-baik lebih banyak dari yang negatif. Caranya yaitu dengan memperbanyak membaca istigfar, astagfirullah memint ampun dan maaf kepada Allah atas kesalahan dan perbuatan, tingkah laku, gerak-gerik dan isi tulisan kita yang negatif. Dengan begitu insya Alalh, Raqib dan Atid akan mau menghapus tulisan isi bukunya yang ingin kita edit.

Buku/kitab selanjutnya yang akan menjadi teman kita adalah kitab suci. Jika kita membeli buku di Gramedia maka kita akan melihat penulis buku tersebut, jika dia seseorang yang ahli maka kita akan lebih percaya dan berminat membeli buku. Apalagi jika bukunya berdasarkan pengalaman atau kisah nyata dan sudah terbukti maka akan semakin kuatlah kita untuk membeli buku.

Buku ini “penulisnya/penyusunnya” sangat hebat, sangat terpercaya, yang paling ahli, yang sangat genius, sangat kuat, sangat cerdas, pemilik segala macam kemuliaan, yang sanagt mengetahui kejadian masa lalu, kejadian sekarang dan kejadian masa akan datang, Dialah Allah yang menurunkan kitab Alquran. Kitab suci ini isinya luar biasa sangat lengkap. Kata guru mencari apapun ada di dalam kitab ini. Kitab yang berisi petunjuk, pengetahuan, scienst, aturan, keajaiban, kabar gembira, peringatan, tips sukses dan segala macam.

Kitab ini karena saking hebatnya terus menerus sesuai dengan setiap perkembangan zaman, baik zaman moderen sekarang ini atau zaman yang paling moderen yang belum kita temui pun kitab alquran sangat sesuai. Bahkan saya percaya perkembangan teknologi berikutnya kuncinya tersimpan di dalam kitab alquran ini dan hanya belum ditemukan.

Kitab yang membacanya pun sudah menenangkan hati, entah dia paham atau tidak paham artinya, sudah tenang. Apalagi yang paham dengan artinya, faham dengan kandungan maknanya, lebih lah tenang dan gembira orang yang membacanya.

Dalam terjemahan bebas, pertama kali ayat yang turun dari alquran adalah perintah untuk membaca. Bacalah.. jadi semangatlah untuk membaca..

Kitab berikutnya yang mencatat seluruh kejadian di alam semesta ini adalah kitab lauhul mahfuz. Ini lebih besar lagi karena tidak hanya satu orang yang dicatat disini, namun kesemua manusia dari nabi adam sampai manusia terakhir telah tercatat tulisannya disini.

Buku, membaca menulis adalah teman yang ada disisi kita. Membaca setiap hari, kita membaca pesan whatsap, status, membaca surat. membaca jam. Menulis setiap hari, kita menulis pesan whatsap, menulis surat, menulis di komputer.

Buku, membaca dan menulis ini adalah memperpanjang umur kita. Seseorang yang memiliki buku, tulisan maka umurnya dapat panjang melintas zaman, dikenang dan memberi peran dan manfaat serta warisan bagi lintas generasi.

Lihatlah tulisan-tulisan para ulama yang masih dibaca samapai saat ini, orangnya sudah meninggalkan dunia namun umurnya panjang, tulisannya masih terus hidup mengisi dan menebar kebaikan dan inspirasi untuk generasi berikutnya.

Jika kita mau mengingat kembali orang orang yang telah terdahulu meninggalkan dunia, orang orang yang ada disekitar kita, apa yang masih ada dari warisan mereka, apa yang masih hidup dari mereka. Jika ada tulisan atau buah pikiran atau inspirasi tentu akan menjadi investasi amal jariyah yang terus hidup dan mengalir memberikan keuntungan bagi sang penulisnya dan keuntungan bagi yang membacanya.

Warisan yang baik dapat ditinggalkan untuk generasi berikutnya dalah tulisan. Ayo menulis dan membuat warisan, inspirasi yang menguntungkan bagi diri kita dan bagi generasi selanjutnya..

Banjarmasin, 2 Januari 2024. Endar Prayudi.

Masya Alalh tabarakallah, salman hari ini mulai mandi pertama kali, dibantu bidan. Saat mandi salman terlihat tenang, menikmati dan tidak menangis. Selesai mandi salman matanya terbuka lebar, terlihat segar, dan senang dan gemar untuk minum susu.

Hari ini pula pengalaman berharga, membangun episode kehidupan yang indah dengan menggendong Salman. Mama mertua berkata, ndar handak menggendong Salman kah,  mau ma.. diangkatkan salman dari tempat tidurnya kepangkuanku. Masya Alalh betapa bahagianya rasanya, alhamddulillah. Sungguh karunia dari Allah menganugerahkan salman kepada kami. Memberikan dan mengirimkan kiriman hadiah yang indah dan berharga ini untuk kami.

Hari ini juga salman mulai banyak minum asi ibunya. Keluarga yang jauh mendoakan salman. Keluarga yang disini memberikan perhatian dan mengurusi salman, ada adik-adik dan kelaurga di sini.

Menariknya dirumah mertua ini ada burung tekukur yang suaranya alhamdulillah nyaring dan menghibur. Didengar dengarkan suaranya bisa terdengar seperti cuukuuup, cukuuup, cuukuup.. apa suara burung tekukur itu artinya kalau mau beli rumah dananya cukuup, mau beli mobil dananya cuukupp, mau naik haji dananya cuukuup.. mau umrah cuukuup.. mau belajar workshop dana dan fasilitasnya cuukuup…

Kadang kadang burung tekukur ini jika didengarkan suaranya seperti bersyukuur. Bersyukurrr. Bersyuukuur…

Kadang kadang lagi didengarkan suara burung tekukur ini seperti berdziikiir… berdziikiiir… berdziikiiir…

Hari ini pula makan lauk ikan basumu.. enak rasanya.. makan sampai tambah.. Alahmdulillah…  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ARTIKEL KUNANG-KUNANG MUNGKINKAH MEMELIHARA KUNANG-KUNANG?                 Orang yang baru mulai belajar mengenali kunang akan membuat catatan perbedaan antara kunang jantan dan betina dari spesies P. pyralis . Ukuran tubuh betina kadang-kadang lebih besar dari jantan. Jantan mempunyai lentera lebih besar dari betina. Jantan terbang mencari betina yang biasanya menempel di atas daun, ranting atau batang pohon. Betina memiliki lentera yang jauh lebih kecil dari jantan. Lentera betina akan berkedip jika melihat jantan. Selisih antara kedipan lentera jantan dan direspon oleh betina adalah sekitar 2 detik pada spesies ini. Informasi ini dapat digunakan untuk berburu kunang betina dengan menggunakan kedipan cahaya dari pen light untuk meniru pola kedipan cahaya dari jantan. Kemampuan berburu kunang betina dan menangkap betina kunang jenis P. pyralis menjadikannya ideal untuk mempelajarinya dan meneliti perkawinan, koleksi telur, pemeliharaan larva dan penyelidikan terkait lainnya

PAGE 60 BUS PULAU INDAH JAYA BALIKPAPAN – BANJARMASIN, TEMAN SETIA BAGI PERANTAU DI KALIMANTAN TIMUR

Seorang perantau kerap merasakan perjalanan darat atau udara. Perjalanan dari tempat rantaunya menuju rumah tempat lahir atau tempat orang yang dicintai tinggal, perjalanan menemui keluarga karena ingin melepas rindu. Di tahun 2016 masuk bekerja diterima di Banjarmasin. Sekitar 3 bulan kemudian melaksanakan tugas merantau ke Balikpapan, kurang lebih dua bulan kemudian ditugaskan di Samarinda. Tahun 2020 dipanggil kembali   untuk bertugas di Balikpapan sampai sekarang. Sebagai perantau, perjalanan pulang dari Balikpapan ke Banjarmasin sering dilakukan. Perjalanan dari Balikpapan ke Banjarmasin dapat ditempuh lewat udara selama sekitar 55 menit penerbangan. Sedangkan lewat darat juga dapat ditempuh menggunakan Bus selama 12 jam s.d 15 jam. Saya dahulu sering pulang ke Banjarmasin menggunakan udara dan kembali ke Balikpapan lewat darat. Kini perubahan kondisi, saya lebih sering pulang ke Banjarmasin lewat darat dan kembali ke Balikpapan juga lewat darat. Dari Balikpapan ke Banjarmasin l

MENJEMPUT RIZKI, BANJARMASIN KE BALIKPAPAN PAGE 73

Perjalanan banjarmasin kalsel ke Balikpapan kaltim aku tempuh dengan menggunakan bis selama kurang lebih 12 sampai dengan 15 jam perjalanan darat. Hari ini mengambil keberangkatan bis pertama jam 12.00 wita melewat rute banjarmasin, banjarbaru, martapura, rantau, kandangan, amuntai, tanjung, grogot, labangka, paser dan balikpapan. Jam 23.00 bis kami telah singgah di wirang tanjung untuk istirahat shalat dan makan. Makanan disini ada sate, nasi kuning, tahu, bakwan, pisang goreng, bakso. Aku lebih suka makan sate atau tahu goreng. Ke balikpapan karena menjemput rizki yang ada di balikpapan. Rizki dapat dijemput dengan cara bekerja. Ada juga rizki yang tidak di jemput, melainkan rizkinya diantar. Kenapa kita perlu menjemput rizki? Kita bekerja untuk menjemput rizki yang sengan rizki ini dapat menolongi kita untuk dapat beribadah, menolongi dalam menuntut ilmu dan mengamalkan ilmu, untuk memenuhi nafkah iyal/keluarga, agar kita menjaga muruah/kehormatan diri tidak meminta-minta, dan jika