Langsung ke konten utama

LIFE LONG LEARNING & GROWTH LOG (4L Journal & A4)

Bismillahirrahmanirrahin. Alhamdulillahi rabbil'alamin. Allahumma sholli'ala sayyidina Muhammadin, wa'ala alihi washohbihi ajma'in.

4 L kepanjangan dari Life Long Learning & Growth Log. Secara bebas diartikan sebagai pembelajaran jangka panjang (sekitar 3) tahun dengan menggambarkan keadaan yang ingin kita capai pada saat tiga tahun mendatang. Metode diajarkan saat menjalani pendidikan orientasi karyawan batch 1 Kelas A Perum BULOG tahun 2016 di Paskhas Halim Perdana Kusuma Jakarta. Guru yang mengajarkan kami dari Dibta Group.

Pertama kali setelah pelajaran 4L selesai. Saya diberikan tugas untuk membuat Learning Log. Ketika itu belum sepenuhnya faham memuat leearning log 4L. Tanya sama pemateri tanya teman dan jadilah 4 L pertama saya. 4L diupdate setiap bulan, dikirim ke BULOG Pusat dan dijadikan penilaian bagi saya dan teman seangkatan. Tahun 2018, Saya menyusun 4L yang kedua. alhamdulillah diantaran sudah menunjukkan dekat pada kondisi yang digambarkan. Tahun ini 2019 saya mau menyusun 4 L yang ketiga. Misi 4L diarahkan utama pada al Qur'an. Menghafalkan al Qur'an. Lihatlah ketika al Qur'an diturunkan pada kaum/penduduk arab jahiliyah yang kondisinya dalam kegelapan, menjadi penduduk yang paling tinggi peradabannya. Dan ketika al Qur'an dihidupkan pada suatu negeri, provinsi, perusahaan, atau diri maka keadaan hal nya pun akan sama, dari kegelapan menjadi teranga benderang penuh cahaya (disarikan dari ceramah UstadzAdi Hidayat, Quantum Akhyar)

Penulis mengharapkan catatan airhati ini bisa menjadi manfaat dan jalan kebaikan bagi diri sendiri dan orang yang membacanya.

Samarinda, 23 Juni 2019; bertepatan 19 syawal 1440; 01:00 WITA.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

DIAJARI BAYI PAGE 74

Liburan lebaran idul adha 1445 tahun 2024 aku pulang mudik dari Balikpapan Kalimantan Timur ke Banjarmasin Kalimantan Selatan pulang naik bus antar provinsi dengan rute Balikpapan, penyeberangan Fery Kariangau-Penajam Paser Utara, Wirang, Tanjung, Barabai, Kandangan, Rantau, Binuang, Mataraman, Astambul, Martapura, Banjarbaru, Gambut dan tujuan akhirnya di Banjarmasin. Berangkat dengan jadwal bus pukul 18.30 Wita. Sampai di penyeberangan fery Kariangau penuh, di tempat itu keadaanny antri mau masuk ke Fery. Karena mendekati mau libur hari raya kurban dan weekend   jadi diperkirakan karena ituah banyak orang melakukan perjalanan Kaltim ke Kalsel. Saat di Fery aku naik ke rooftop ada tempat duduk di samping ruangan kapten pengemudi fery. Saat itu bulan telah terlihat dengan terang, suasana langit yang cerah membuat bulan dan bintang terlihat terang dan jelas. Sambil memandang ke langit dengan hiasan bulan dan bintang yang terlihat begitu indah. Ditambah hembusan angin laut malam ya...
ARTIKEL KUNANG-KUNANG MUNGKINKAH MEMELIHARA KUNANG-KUNANG?                 Orang yang baru mulai belajar mengenali kunang akan membuat catatan perbedaan antara kunang jantan dan betina dari spesies P. pyralis . Ukuran tubuh betina kadang-kadang lebih besar dari jantan. Jantan mempunyai lentera lebih besar dari betina. Jantan terbang mencari betina yang biasanya menempel di atas daun, ranting atau batang pohon. Betina memiliki lentera yang jauh lebih kecil dari jantan. Lentera betina akan berkedip jika melihat jantan. Selisih antara kedipan lentera jantan dan direspon oleh betina adalah sekitar 2 detik pada spesies ini. Informasi ini dapat digunakan untuk berburu kunang betina dengan menggunakan kedipan cahaya dari pen light untuk meniru pola kedipan cahaya dari jantan. Kemampuan berburu kunang betina dan menangkap betina kunang jenis P. pyralis menjadikannya ideal untuk mempelajarinya dan meneliti perkawina...

TUBEL REKAMAN PENGETAHUAN PAGE 75

Saya percaya kemampuan bahasa adalah tentang seberapa banyak rekaman pengetahuan bahasa yang tersimpan dalam otak. Semakin banyak rekaman pengetahuan bahasa yang masuk dan tersimpan dalam otak maka semakin baik pengetahuan bahasa yang dimiliki seseorang. Orang dengan kemampuan Bahasa tinggi saya percaya rekaman pengetahuan bahasa di dalam otaknya telah banyak. Sedangkan orang dengan kemampuan bahasa yang tidak tinggi saya percaya rekaman pengetahuan bahasa dalam otaknya masih rendah. Kemampuan Bahasa sama seperti kemampuan pengetahuan bidang lainnya. Mirip seperti kemampuan manajerial, kemampuan ledership, kemampuan emotional, kemampuan beragama maka semuanya hanya tentang seberapa banyak seseorang telah melakukan proses rekam merekam pengetahuan ke dalam otaknya. Proses merekam pengetahuan ini dapat dilakukan dengan banyak cara, ada dengan baca buku, mengikuti kursus, menonton vido, mengikuti training, workshop. Seminar dan lain sebagainya. Perlu diketahu bahwa menurut penelitian ...